Kemendikbudristek: Masih ada jalur mandiri masuk PTN karena amanat UU

Kemendikbudristek:  Jalur mandiri masuk PTN tetap ada karena amanat UU

ikolom.id (ikolom.id.COM) – Pj Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nizam mengatakan jalur mandiri masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tetap ada karena amanah. dari hukum.

“Alasan nomor satu mengapa jalur mandiri tetap ada adalah karena amanat UU Dikti yang mengamanatkan seleksi mandiri oleh perguruan tinggi,” katanya di ikolom.id, Rabu.

Alasan selanjutnya disebutnya alasan substantif.

Menurutnya, keragaman perguruan tinggi sangat luas, sehingga untuk mengakomodasi keragaman tersebut, banyak aspek yang tidak dapat diakomodasi oleh tim nasional.

“Saya mencontohkan, misalnya anak-anak daerah ketika setiap orang harus mengikuti di tingkat nasional, mereka diseleksi di tingkat nasional, maka yang menyelesaikan program studi di perguruan tinggi di pelosok Indonesia adalah orang-orang dari luar provinsi. Bahkan, kami menghadirkan perguruan tinggi negeri di banyak provinsi ini, di semua provinsi ini untuk melatih sumber daya manusia di mana-mana, ”katanya.

Seleksi sendiri memberikan ruang bagi keragaman ini dan mengakomodir pengembangan sumber daya manusia di daerah tersebut.

Menurutnya, inilah salah satu manfaat dari pemilihan jalan mandiri yang dibutuhkan masyarakat.

“Saat kami berkonsultasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Pemberantasan Korupsi juga melakukan penyelidikan mendalam dan menyatakan masih diperlukan jalur independen. Kasus yang terjadi di Universitas Lampung merupakan kasus individu dan tidak boleh digeneralisasikan,” ujarnya.

Saat ini Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang melakukan kajian, mendalami seluruh perguruan tinggi sehingga kasus yang terjadi di Universitas Lampung merupakan kasus terakhir.

Berita ini juga telah tersebar di Antaranews.com dengan judul: Kemendikbudristek mengatakan masih ada jalur independen karena amanat undang-undang





Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *